⚽ World Cup 2026 Portal

📊 Fantasy Hub Captain Picks Differential Picks FDR Rankings
🔥 Differential Pick dengan ownership rendah →

Paraguay Bertahan dengan 10 Pemain, Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Jadi Penentu

| 1 views

Paraguay Bertahan dengan 10 Pemain, Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Jadi Penentu
Pertandingan Grup D antara Turki dan Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium berubah menjadi salah satu laga paling dramatis sejauh ini di Piala Dunia 2026. Kedua tim datang dengan tekanan besar setelah kalah pada pertandingan pembuka dan mengetahui bahwa hasil buruk kedua hampir pasti mengakhiri perjalanan mereka. Pada akhirnya Paraguay keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 meski harus bermain dengan 10 pemain selama hampir satu babak penuh.

Laga bahkan belum benar-benar berkembang ketika Paraguay langsung memukul Turki. Baru berjalan 64 detik, Matías Galarza melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau penjaga gawang. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat Piala Dunia 2026 hingga saat ini dan langsung mengubah arah pertandingan.

Turki yang tertinggal mencoba merespons dengan pendekatan lebih agresif. Vincenzo Montella sebelumnya memasukkan Kenan Y?ld?z ke starting XI untuk meningkatkan kreativitas serangan bersama Arda Güler dan Hakan Çalhano?lu. Dominasi penguasaan bola mulai terlihat, tetapi peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Momentum pertandingan berubah lagi menjelang turun minum. Miguel Almirón menerima kartu merah langsung setelah insiden dengan Mert Müldür. Setelah pemeriksaan VAR, wasit menerapkan regulasi baru FIFA terkait tindakan menutupi mulut dalam situasi konfrontasi antarpemain. Keputusan tersebut memicu perdebatan dan menjadikan Almirón sebagai pemain pertama yang mendapat kartu merah berdasarkan aturan baru tersebut di turnamen ini.

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain membuat Turki semakin dominan pada babak kedua. Serangan datang dari berbagai arah dan Paraguay dipaksa bertahan sangat dalam. Namun justru di fase ini Paraguay memperlihatkan disiplin bertahan yang luar biasa. Gustavo Gómez memimpin lini belakang, sementara Orlando Gill tampil tenang mengamankan area penalti.

Turki terus menekan hingga menit-menit akhir, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Beberapa peluang dari bola silang dan percobaan jarak jauh gagal menghasilkan gol penyama. Tekanan tanpa efektivitas membuat frustrasi mulai terlihat di kubu Turki yang menyadari waktu terus berjalan menuju eliminasi.

Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi respons besar setelah kekalahan telak dari Amerika Serikat pada laga pembuka. Pelatih Gustavo Alfaro sebelumnya meminta kritik diarahkan kepadanya dan bukan kepada pemain, dan skuadnya menjawab tekanan itu dengan performa penuh pengorbanan.

Sementara itu bagi Turki, kekalahan kedua secara beruntun memastikan mereka tersingkir dari persaingan Grup D meski masih menyisakan satu pertandingan. Tim yang sempat disebut sebagai kuda hitam turnamen harus pulang lebih cepat setelah gagal memaksimalkan dominasi permainan pada dua laga pertama. Paraguay kini menjaga peluang lolos dan akan menghadapi Australia pada laga penentuan.

Ringkasan Pertandingan

Turki 0–1 Paraguay

Pencetak Gol:

Matías Galarza — Paraguay (2)

Assist:

-

Stadion: San Francisco Bay Area Stadium (Levi’s Stadium), Santa Clara
Kompetisi: FIFA World Cup 2026 - Group D

Momen Kunci:
Gol kilat Matías Galarza mengubah pola pertandingan sejak menit pertama. Meski kehilangan Miguel Almirón akibat kartu merah kontroversial sebelum jeda, Paraguay bertahan secara disiplin dan menahan seluruh tekanan Turki untuk meraih tiga poin yang menjaga harapan lolos tetap hidup sekaligus mengakhiri perjalanan Turki di turnamen.
Sumber : Reuters | FIFA.com | Times of Indiat